No image found

Kekurangan Usaha Jualan Pulsa

 kekurangan usaha berjualan pulsa adalah :

1.Keuntungan yang sangat kecil
Keuntungan yang didapatkan dari usaha berjualan pulsa dalam satu kali transaksi sekitar Rp 1000 sampai Rp 2000. Keuntungan yang sangat kecil. Sehingga jika anda sedang merintis bisnis jualan pulsa dari awal jangan langsung mengharap untuk memperoleh untung besar. Namun memerlukan proses panjang untuk mendapatkan penghasilan yang besar dari usaha jualan pulsa. Salah satunya aspek pelanggan yang masih sangat sedikit.

Untuk memberikan pendapatan yang besar dari bisnis ini membutuhkan jumlah pelanggan yang sangat banyak. Mengingat keuntungan setiap transaksi sangat kecil. Semakin banyak pelanggan maka keuntungan bisnis jualan pulsa akan semakin besar.

2.Persaingan yang sangat ketat
Sehingga banyak pemula merasakan sepi konsumen. Dan jika tak kuat mental langsung menutup usaha jualan pulsa dan memilih jenis bisnis lain yang memberikan keuntungan besar. Oleh sebab itu, bagi pemula sangat disarankan untuk membuka usaha jualan pulsa sebagai bisnis sampingan. Mengingat keuntungan pada awal usaha sangat kecil.

3.Sering dihutang
Tak jarang anda mendapatkan sms atau chat dari orang yang anda kenal seperti sanak kerabat, anggota keluarga, teman, sahabat dll yang menyuruh anda mengisikan pulsa kepada nomor mereka dengan pembayaran utang. Hal ini tentu akan merugikan usaha anda jika orang berutang pulsa tersebut lupa dan tidak bertanggungjawab untuk membayar uang pulsa.

No image found

Apa Itu Pulsa?

Pulsa adalah alat pembayaran yang digunakan untuk penggunaan jasa layanan jaringan telepon genggam atau perangkat telekomunikasi yang memanfaatkan teknologi nirkabel, sebagai contoh modem portabel. Jasa layanan yang menggunakan pulsa sebagai alat pembayaran antara lain sambungan telepon, layanan pesan singkat (SMS), layanan koneksi internet. Pulsa hanya digunakan untuk layanan seluler prabayar yang diberikan oleh Operator Seluler.

Alat pembayaran untuk penggunaan layanan seluler, pulsa, bermula di era 90-an, dimana permintaan akan layanan seluler prabayar menjadi tinggi akibat operator seluler yang pada mulanya hanya menawarkan layanan seluler berbasis pascabayar, yang menolak pengajuan layanan seluler dari masyarakat dengan rating kredit rendah.